Vitamin E Menurunkan Risiko Kerusakan Ginjal Setelah Kateterisasi Jantung

Advertisement

Salah satu bentuk kerusakan ginjal yang dinamakan acute kidney injury (AKI) merupakan efek samping yang umum yang dikaitkan dengan angiografi jantung dan intervensi jantung perkutan. Vitamin E dapat mengurangi risiko terjadinya AKI sebesar 62 % menurut sebuah meta analisis yang diterbitkan di American Journal of Kidney Disease.

Kerusakan ginjal yang disebabkan media kontras, atau yang disebut Contrast medium-induced acute kidney injury (CIAKI) merupakan penyebab terbesar ketiga cidera ginjal akut di rumah sakit. CIAKI menyumbang 10 % semua kejadian nefropati dan berkontribusi terhadap meningkatnya lama perawatan pasien, dan tentunya biaya yang harus dikeluarkan. Penurunan aktivitas antioksidan dan efek sitotoksik langsung yang ditimbulkan oleh spesies oksigen reaktif pada model eksperimental diduga menyebabkan CIAKI. Penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa antioksidan seperti N-asetilsistein dan vitamin C dapat mencegah CIAKI. Vitamin E juga bersifat antioksidan dan tim ilmuwan menduga bahwa vitamin E berperan mengatasi CIAKI.

Untuk menjawab pertanyaan ini, tim ilmuwan dari Iran University of Medical Sciences dan University of Helsinki mengadakan analisis terhadap tiga jenis penelitian berdisain acak yang meneliti efek vitamin E terhadap CIAKI. Dua penelitian ini dialkukan di Thailand dan satu dilakukan di Finlandia. Ketiga penelitian tersebut menyimpulkan bahwa vitamin E dapat mencegah kejadian CIAKI sebesar 62 %.

Referensi:

Yousef Rezaei, Harri Hemil�. Vitamins E and C May Differ in Their Effect on Contrast-Induced Acute Kidney Injury. American Journal of Kidney Diseases, 2017; DOI: 10.1053/j.ajkd.2016.12.022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *