Ternyata Gejala Chikungunya dan Rheumatoid Arthritis Sama

Advertisement

Para peneliti menyatakan bahwa dokter harus memeriksa perjalanan dan sejarah medis pasien mereka untuk membantu mengidentifikasi apakah pasien tersebut terkena Chikungunya atau Rheumatoid Arthritis. Menurut penelitian terbaru, orang yang terinfeksi virus Chikungunya dan orang yang didiagnosis dengan rheumatoid arthritis menunjukkan gejala yang sama dan bahkan hasil tes laboratoriumnya dapat serupa.

Chikungunya adalah penyakit tropis yang biasanya menyebabkan berbagai gejala awal, seperti demam dan ruam, gejala ini mereda setelah beberapa hari. Namun, nyeri sendi yang parah dapat terus berlangsung selama beberapa bulan, kadang-kadang lebih dari satu tahun.

Penelitian ini, yang dilakukan di Washington University School of Medicine di St Louis, menemukan bahwa tes darah pasien Chikungunya dan pasien yang didiagnosis dengan rheumatoid arthritis dapat mengungkapkan gejala yang sama. Mereka menambahkan bahwa kebingungan seperti itu dapat mengakibatkan beberapa pasien dengan Chikungunya dapat didiagnosis sebagai rheumatoid arthritis.

Para peneliti, oleh karena itu, mendesak dokter untuk mendapatkan detail perjalanan dan sejarah medis pasien guna dievaluasi untuk rheumatoid arthritis. Rincian seperti bisa membedakan antara Chikungunya dan rheumatoid arthritis. Wayne Yokoyama, MD dan Audrey Loew Levin, penulis utama studi tersebut, mengatakan, “untuk saat ini, sejarah perjalanan pasien adalah alat diagnostik terbaik untuk dokter. Selain itu, penyakit Chikungunya biasanya dimulai dengan demam tinggi dan nyeri sendi, yang tidak biasanya dijumpai pada rheumatoid arthritis.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *