Terlalu Banyak Menonton TV Meningkatkan Risiko Terkena Kanker Kolorektal

Kebiasaan menonton TV yang terlalu lama tidak baik bagi kesehatan, hal ini ternyata bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker kolorektal. Penelitian terbaru mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa orang yang menonton TV lebih dari 4 jam per hari lebih mudah terkena kanker kolorektal dibandingkan dengan orang yang lebih sedikit menonton TV. Namun hal ini bukanlah sebuah vonis mati, karena risiko terjadinya kanker kolorektal ini dapat diturunkan dengan meningkatkan aktivitas fisik.

Gaya hidup sedenter memang tidak baik, selain meningkatkan risiko kanker kolorektal, gaya hidup seperti ini juga memiliki sederet bahaya, antara lain mengganggu kualitas tidur dan meningkatkan risiko pembekuan darah di kaki. Gaya hidup sedenter yang lazim dilakukan orang adalah terlalu lama menonton TV, dan tidak aktif melakukan aktivitas fisik.

Kanker kolorektal adalah kanker yang menjangkiti kolon atau rektum. Menurut ACS (American Cancer Society), akan ada 97.220 kasus baru kanker kolon dan 43.030 kasus kanker rektal yang didiagnosis di Amerika Serikat tahun ini. Kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kanker kolorektal. Bertambahnya berat badan dan meningkatnya jumlah massa tubuh sering dijumpai akibat berkurangnya aktivitas fisik.

Bertambahnya lemak tubuh akan mempengaruhi kadar hormon dan senyawa kimia lainnya yang mengatur cara sel untuk tumbuh, serta meningkatkan risiko kanker kolorektal. Pada penelitian ini, tim ilmuwan menemukan fakta bahwa orang yang menonton TV lebih dari 4 jam per hari berpeluang lebih besar 35% untuk terkena kanker kolorektal. Risiko ini lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Ditemukan pula bahwa orang yang lebih aktif secara fisik akan berkurang peluangnya terkena kanker kolorektal sebanyak 23%.

Referensi: https://www.nature.com/articles/bjc2017496

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *