Suplemen Vitamin dan Mineral Ternyata Kurang Bermanfaat untuk Penyakit Jantung, Kecuali Asam Folat

Apakah Anda termasuk orang yang sering mengkonsumsi suplemen vitamin dan mineral? Bila iya, Anda perlu membaca informasi ini dengan baik karena ternyata suplemen tersebut tidak membawa manfaat yang nyata untuk kesehatan. Hal ini disimpulkan oleh sebuah telaah sistematik dari data-data yang sudah ada dan juga dari beberapa penelitian berjenis single randomized control yang diterbitkan sepanjang Januari 2012 hingga Oktober 2017. Ditemukan bahwa multivitamin, vitamin D, kalsium, dan vitamin C tidak memiliki efek pada pencegahan penyakit kardiovaskular, serangan jantung, stroke, dan kematian dini.

Penelitian ini malah menunjukkan bahwa asam folat dan vitamin B dapat menurunkan penyakit kardiovaskular dan stroke. Sementara itu niasin dan antioksidan hanya menunjukkan sedikit efek terhadap pencegahan penyakit kardiovaskular dan stroke. Pada penelitian ini tim ilmuwan melakukan telaah terhadap vitamin A, B1, B2, B3 (niasin), B6, B9 (asam folat), vitamin C, D, E, dan beta karoten. Selain itu beberapa suplemen mineral juga turut ditelaah, meliputi kalsium, zinc, magnesium, dan selenium.

Oleh karena terbatasnya manfaat multivitamin dan mineral, kecuali asam folat yang bermanfaat untuk mencegah stroke, tim ilmuwan menyarankan agar sebaiknya asupan multivitamin diperoleh dari makanan harian, khususnya sayuran, buah, dan kacang-kacangan, bukan dari suplemen.

Referensi:

David J.A. Jenkins, dkk, Supplemental Vitamins and Minerals for CVD Prevention and TreatmentJournal of the American College of Cardiology, 2018; 71 (22): 2570 DOI: 10.1016/j.jacc.2018.04.020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *