Serangan Jantung Lebih Banyak Terjadi pada Orang Berpendidikan Rendah

Advertisement

Faktor pendidikan berperan penting pada kesehatan seseorang, khususnya jantung. Baru-baru ini sebuah penelitian di Australia menemukan bahwa orang yang tidak memiliki gelar perguruan tinggi memiliki risiko dua kali lebih banyak untuk terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang berpendidikan perguruan tinggi.

Penelitian yang melibatkan 267.153 orang ini diterbitkan di International Journal for Equity in Health. Menurut penelitian ini, orang dewasa berumur 45-64 tahun yang tidak memiliki pendidikan setara universitas berisiko dua kali lebih tinggi terkena serangan jantung dibandingkan yang memiliki pendidikan universitas.

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di Australia. Diperkirakan satu orang meninggal akibat penyakit ini setiap 27 menit. Para ilmuwan menduga bahwa tingkat pendidikan berperan dalam mempengaruhi pekerjaan, lingkungan tempat tinggal dan pilihan makanan seseorang. Semakin tinggi tingkat pendidikan, maka semakin baik pilihan pekerjaan, lingkungan tempat tinggal, dan makanan. Hal ini pada gilirannya akan mempengaruhi risiko seseorang terkena serangan jantung.

Referensi:

Rosemary J. Korda, Kay Soga, Grace Joshy, Bianca Calabria, John Attia, Deborah Wong, Emily Banks. Socioeconomic variation in incidence of primary and secondary major cardiovascular disease events: an Australian population-based prospective cohort study. International Journal for Equity in Health, 2016; 15 (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *