Penyakit Jantung

Advertisement

Penyakit jantung adalah penyakit yang meliputi kelainan pada sistem jantung dan atau pembuluh darah (vena dan arteri). Penyebab penyakit jantung meliputi beberapa hal, namun telah diketahui bahwa aterosklerosis dan hipertensi adalah penyebab penyakit jantung yang paling sering. Usia tua juga dikaitkan dengan penyakit jantung, dimana pada usia tua telah terjadi perubahan fisiologis dan morfologis jantung, hal ini meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Gejala penyakit jantung seringkali tidak khas, namun bila anda sering mengalami nyeri dada terutama di sebelah kiri dan menjalar hingga lengan maka ada kemungkinan anda mengidap penyakit jantung. Gejala penyakit jantung lainnya adalah nafas yang sering tersengal-sengal setelah beraktifitas ringan atau malah dalam kondisi tidak beraktifitas sama sekali. Pembengkakan pada tangan atau kaki juga merupakan salah satu gejala penyakit jantung. Bila anda mengalami gejala-gejala seperti tersebut di atas maka sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter jantung. Nanti dokter jantung akan mengadakan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) untuk mengukur irama denyut jantung, foto thoraks untuk mengetahui pembesaran jantung, serta beberapa tes laboratorium seperti kadar fibrinogen, PAI-1, C-reactive protein (CRP), dan juga BNP (brain natriuretic peptide).

Obat penyakit jantung meliputi pemberian aspirin untuk mencegah penggumpalan platelet, namun obat penyakit jantung ini hanya diberikan pada pasien dengan faktor risiko terjadinya stroke non hemoragik dan harus diwaspadai efek samping pendarahan. Obat penyakit jantung lainnya adalah golongan obat penurun kolesterol, yakni golongan statin, misalnya simvastatin. Kadar kolesterol yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung.

Obat penyakit jantung terbaik adalah dengan mencegahnya sebelum terjadi, untuk mencegah penyakit jantung anda dapat melakukan pengaturan pola makan/diet dan modifikasi gaya hidup. Diet yang dianjurkan untuk mencegah penyakit jantung adalah diet yang rendah lemak jenuh, dan tinggi serat. Selain itu makanan yang mengandung kacang-kacangan dan ikan juga dianjurkan. Modifikasi gaya hidup meliputi olah raga yang teratur dan benar.

Selain itu, untuk mencegah penyakit jantung, anda juga harus mempertimbangkan berhenti merokok (bila merokok), berhenti menggunakan alkohol dalam minuman, menurunkan tekanan darah, menurunkan berat badan (bila overweight dan atau obese), serta hindari stres (ternyata stres dapat meningkatkan tekanan darah).

Suplemen makanan seperti antioksidan, dan beberapa vitamin (misalnya vitamin C dan E) ternyata belum terbukti melindungi tubuh terhadap penyakit jantung, begitu pula dengan suplemen asam lemak omega-3, namun ada beberapa pihak yang menganjurkannya untuk mencegah penyakit jantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *