Mengenal Pala Lebih Dekat

Advertisement

Tanaman pala tergolong dalam keluarga Myristicaceae, dari genus Myristica. Spesies yang terkenal, yaitu Myristica fragrans adalah spesies pala yang berasal dari kepulauan Banda, dan merupakan spesies yang terkenal berkualitas tinggi diantara spesies pala yang lainnya. Daging buah pala dapat dijadikan manisan. Minyak atsiri diperoleh dengan metode destilasi uap, dan digunakan secara luas di industri parfum dan farmasi. Selain itu juga terdapat berbagai produk olahan pala yang beredar di pasaran.

Pada dosis rendah pala tidak memiliki efek, akan tetapi pada dosis yang lebih tinggi dari 60 gram pala dapat mengakibatkan kejang, jantung berdebar, pusing, dehidrasi, dan nyeri pada tubuh. Efek halusinasi dapat timbul bila mengkonsumsi pala sebesar 10-40 gram. Hal ini dimungkinkan karena pala mengandung miristisin, suatu senyawa penghambat monoamin oksidase (MAO).

Pala relatif aman dikonsumsi oleh wanita hamil sebagai bumbu masakan, walupun dahulu sempat dianggap dapat menggugurkan kandungan. Akan tetapi bila dikonsumsi berlebih, pala dapat berbahaya bagi janin, karena menghambat produksi prostaglandin. Jadi gunakan pala sewajarnya.

Referensi:

Olajide, O.A., Ajayi, F.F., Ekhelar, A.I., Awe, S.O., Makinde, J.M., dan Alada, A.R.A., 1999. Biological effects of Myristica fragrans (nutmeg) extract. Phytotherapy Research, 13: 344–345.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *