Manfaat Lain Vitamin C: Menghambat Leukemia

Advertisement

Sejak tahun 1970, para ilmuwan telah memiliki ketertarikan akan manfaat vitamin C untuk menterapi kanker. Kini penemuan baru menunjukkan bahwa vitamin C dapat menghambat perbanyakan sel kanker leukemia. Penelitian baru ini, dilakukan oleh tim ilmuwan dari Perlmutter Cancer Center di New York University Langone Health meneliti efek vitamin C terhadap kanker darah.

Enzim yang dinamakan Tet methylcytosine dioxygenase 2 (TET2) diketahui memiliki kemampuan membuat sel darah merah dari sel batang. Sel batang merupakan sejenis sel yang belum berdiferensiasi. Sel darah yang dibuat dari sel batang ini memiliki fungsi sama dengan sel darah lainnya. Hal ini sangat penting bagi penderita leukemia, dimana sel batang darahnya tidak diatur untuk “matang” malahan menggandakan diri secara tidak terkendali. Hal ini akan menghentikan tubuh untuk membuat sel darah putih yang normal dan berguna untuk melawan infeksi.

Pada percobaan dengan tikus di laboratorium, tim ilmuwan menemukan bahwa pada penyakit leukemia dan kanker darah lainnya, hanya satu salinan gen TET2 yang diubah. Vitamin C dosis tinggi yang disuntikkan secara intravena diharapkan dapat mengkompensasi cacat pada salinan gen ini, dan menguatkan salinan gen yang masih normal. Menurut tim ilmuwan, istilah yang tepat untuk menjelaskan hal ini adalah demetilasi DNA. Proses ini akan memberi pesan kepada sel batang untuk “matang”. Terbukti proses ini dapat menghentikan sel kanker leukemia.

Dalam percobaan ini, tim ilmuwan juga berhasil menemukan fakta bahwa kombinasi vitamin C dengan sejenis obat antikanker yang dinamakan PARP inhibitor terbukti sangat efektif dalam mencegah sel kanker leukemia untuk pulih kembali. PARP inhibitor adalah jenis obat antikanker yang bekerja dengan cara menghambat perbaikan DNA sel kanker sehingga mematikan sel kanker.

Referensi:

Cimmino, L., Dolgalev, I., Wang, Y., Yoshimi, A., Martin, G.H., Wang, J., dkk., 2017. Restoration of TET2 Function Blocks Aberrant Self-Renewal and Leukemia Progression. Cell, 0:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *