Lima Makanan yang Berbahaya bagi Ginjal

Advertisement

Ginjal adalah organ yang sangat penting bagi fungsi fisiologis normal tubuh kita. Fungsi ginjal yang sering kita kenal adalah sebagai organ ekskresi yang mengatur keseimbangan cairan tubuh dan sebagai organ pembuang sisa zat limbah hasil metabolisme tubuh. Namun tahukah anda bahwa fungsi ginjal ini dapat menurun bila kita mengkonsumsi makanan-makanan berikut ini, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar dan waktu yang lama? Berikut ini adalah makanan-makanan yang dapat menurunkan fungsi ginjal:

1. Protein Hewani
Asupan tinggi protein hewani, misalnya yang berasal dari daging merah dapat meningkatkan pembentukan batu ginjal. Selain itu susu juga dikaitkan dengan peningkatan keasaman darah. Disarankan agar mengkonsumsi protein hewani dalam jumlah sewajarnya sesuai kebutuhan harian.

2. Pemanis Buatan
Pemanis buatan, misalnya aspartam dan sakarin akan menurunkan kerja ginjal. Pemanis buatan merupakan senyawa kimia yang memiliki rasa manis dan digunakan secara luas dalam industri makanan/minuman serta farmasi. Senyawa ini bersifat toksik bagi ginjal.

3. Minuman Bersoda
Minuman bersoda menimbulkan osteoporosis oleh karena mengandung senyawa fosfat dalam jumlah banyak. Senyawa fosfat ini akan mengambil cadangan kalsium di tulang. Selain menimbulkan osteoporosis, minuman bersoda juga dikaitkan dengan risiko terjadinya penyakit ginjal kronik.

4. Garam
Garam (natrium klorida) akan menahan air di dalam tubuh. Bila asupan garam seseorang berlebihan maka kandungan air di dalam tubuh juga akan berlebihan, hal ini membuat kerja jantung dan ginjal semakin berat. Pola makan yang tinggi natrium tanpa diimbangi dengan asupan kalium yang cukup akan meningkatkan risiko terkena serangan jantung.

5. Makanan yang Dimodifikasi secara Genetik
Beberapa contoh makanan yang dimodifikasi secara genetik meliputi jagung dan kedelai, walaupun tidak semua jagung dan kedelai dimodifikasi secara genetik. Sebuah percobaan pada tikus yang diberi makan jagung yang dimodifikasi secara genetik merusak sistem hepatorenal (hati dan ginjal) tikus. Hal ini terjadi akibat residu pestisida dan sifat mutagenik dari jagung tersebut.

Referensi:

Lin, Julie and Curhan, Gary C. “Associations of Sugar and Artificially Sweetened Soda with Albuminuria and Kidney Function Decline in Women.” Clinical Journal of the American Society of Nephrology. January 2011. vol. 6 no. 1 160-166.

Yang Q, Liu T, Kuklina EV, et al. “Sodium and potassium intake and mortality among US adults: prospective data from the Third National Health and Nutrition Examination Survey.” Arch Intern Med. 2011;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *