Kombinasi Trimethoprim-Sulfametoksazol Efektif Meredakan Toxoplasmic Retinochoroiditis

Advertisement

Trimethoprim-sulfametoksazol (TMP-SMZ) aman dan efektif pada manajemen profilaksis toxoplasmic retinochoroiditis, kombinasi kedua jenis obat ini juga memberikan manfaat jangka panjang. Hal ini dinyatakan oleh sebuah penelitian yang melibatkan 141 pasien yang didiagnosis toxoplasmic retinochoroiditis aktif yang kambuhan.

Pada penelitian ini peserta penelitian meminum 1 tablet berisi kombinasi TMP-SMZ (800 mg/160 mg) dua kali sehari selama 45 hari. Terapi ini memberikan hasil resolusi lesi. Setelah itu peserta penelitian diacak untuk mendapatkan 1 tablet berisi TMP-SMZ atau tablet plasebo yang mirip. Peserta penelitian meminum tablet TMP-SMZ atau tablet plasebo ini dua kali sehari selama 311 hari. Durasi follow up adalah 3 tahun.

Risiko kumulatif terjadinya kekambuhan adalah 13% pada 1 tahun, 17,4 % pada 2 tahun, dan 20,3 % pada 3 tahun follow up di kelompok peserta penelitian yang mendapat plasebo.Sementara itu pada kelompok peserta penelitian yang mendapat tablet TMP-SMZ risiko kumulatifnya adalah 0 % (p<0,001). Tidak ada efek samping yang teramati pada kelompok TMP-SMZ atau plasebo.

Toksoplasmosis okular, yang berasal dari infeksi Toxoplasma gondii, merupakan penyebab utama uveitis posterior. Manifestasi kliniknya berupa lesi besar, inflamasi, dan vaskulitis retina (biasanya arteriolitis). Hasil akhirnya berupa kehilangan lapang pandang mata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TMP-SMZ dapat mengurangi risiko kambuhnya toxoplasmic retinochoroiditis dibandingkan plasebo.

Referensi:

Felix, J.P.F., Lira, R.P.C., Cosimo, A.B., Costa, R.L.C. da, Nascimento, M.A., dan Arieta, C.E.L., 2016. Trimethoprim-Sulfamethoxazole Versus Placebo in Reducing the Risk of Toxoplasmic Retinochoroiditis Recurrences: A Three-Year Follow-up. American Journal of Ophthalmology, 170: 176–182.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *