Kombinasi Metformin dan Insulin Menurunkan Kematian Pasien Diabetes Tipe 2

Advertisement

Sebuah penelitian retrospektif menunjukkan bahwa pada diabetes tipe 2, kombinasi insulin dan metformin menurunkan risiko kematian sebesar 40% dan menurunkan risiko Major Adverse Cardiac Events (MACE) sebesar 25% dibandingkan dengan pasien yang hanya diterapi menggunakan insulin.

Tim peneliti dari Universitas Cardiff, Inggris, mengumpulkan data yang berasal dari praktek layanan primer. Data dikumpulkan mulai dari Januari 2000 hingga Januari 2013 terhadap pasien yang mendapatkan diagnosis diabetes tipe 2 dan mendapatkan resep lebih dari 2 jenis obat antidiabetes selain insulin. Pasien yang mengalami diagnosis sekunder, mendapat dosis insulin melebihi 4 unit/kg berat badan/hari, tidak memiliki catatan berat badan, dan pasien yang memiliki riwayat kanker tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini.

Dari 12.020 pasien, sebanyak 5536 pasien diberi kombinasi metformin dan insulin, sementara 6484 lainnya diberi insulin saja. Pasien diikuti selama 2,5 tahun. Karakteristik dasar menunjukkan bahwa pasien yang diberi terapi kombinasi metformin dan insulin berumur lebih muda (median 61 tahun vs 67 tahun yang mendapat insulin saja; P<0,001), memiliki indeks massa tubuh rata-rata lebih tinggi (31,2 kg/m2 vs 28,2 kg/m2 untuk pasien yang mendapat insulin saja; P<0,001), memiliki kadar median kreatinin serum lebih rendah (83 vs 95 ┬Ámol/L untuk pasien yang mendapat insulin saja; P<0,001). Selain itu pasien yang mendapat terapi kombinasi metformin dan insulin lebih sedikit yang punya riwayat penyakit pembuluh besar (14% vs 27% untuk pasien yang mendapat insulin saja; P<0,001) dan kanker (8% vs 12%; P<0,001).

Dengan menggunakan kelompok pasien yang diresepkan insulin saja sebagai kelompok acuan, hazard ratio (HR) untuk semua penyebab kematian untuk kelompok kombinasi metformin dan insulin adalah 0,60. Tren ini bertahan untuk banyak sub kelompok yang dianalisis, termasuk oleh jenis kelamin, umur, indeks komorbid Charlson, baseline HbA1c, indeks massa tubuh, dan durasi diabetes. Pasien yang diberi kombinasi metformin dan insulin juga memiliki risiko lebih rendah terkena MACE (HR 0,75) dibandingkan kelompok pasien yang hanya mendapat insulin.

Penelitian ini mengindikasikan manfaat potensial menggunakan kombinasi metformin dan insulin. Diharapkan ke depannya akan ada penelitian acak untuk mengkonfirmasi kebenaran hal ini.

Referensi:
Holden, S.E., Jenkins-Jones, S. and Currie, C.J., 2016. Association between Insulin Monotherapy versus Insulin plus Metformin and the Risk of All-Cause Mortality and Other Serious Outcomes: A Retrospective Cohort Study. PloS one, 11(5), p.e0153594.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *