Inilah Hubungan antara Kadar Gula dengan Penyakit Kanker

Advertisement

Sebuah proyek penelitian yang dilakukan selama 9 tahun oleh VIB, KU Leuven, dan VUB telah memberikan terobosan penting bagi penelitian kanker. Kini tim ilmuwan telah memahami bagaimana proses terjadinya efek Warburg, yakni suatu fenomena dimana sel kanker secara cepat memecah gula, yang menstimulasikan pertumbuhan tumor. Penemuan ini memberikan bukti untuk korelasi positif antara kadar gula dengan kanker, yang akan mempengaruhi pola diet individual bagi pasien kanker. Hasil penelitian ini diterbitkan di jurnal Nature Communications.

Proyek ini dimulai pada tahun 2008. Fokusnya ialah untuk menyelidiki efek Warburg, yakni suatu fenomena bahwa sel tumor mengubah gula menjadi laktat dalam jumlah yang lebih besar dibanding sel sehat. Sebagai salah satu sifat sel kanker, fenomena ini telah dipelajari secara luas dan bahkan digunakan untuk mendeteksi tumor otak. Namun sampai dengan penelitian ini dilakukan, belum cukup jelas apakah fenomena ini terjadi akibat gejala ataukah penyebab kanker.

Penelitian baru ini berhasil mengungkapkan akan adanya konsumsi gula yang berlebihan dari sel kanker. Selain itu, penelitian ini juga berhasil menjelaskan hubungan antara kekuatan efek Warburg dengan agresivitas tumor. Hasil penelitian ini memiliki arti besar bagi penelitian selanjutnya karena kini subjek penelitian tim ilmuwan menjadi lebih terfokus.

Referensi:

Peeters, K., Leemputte, F.V., Fischer, B., Bonini, B.M., Quezada, H., Tsytlonok, M., dkk., 2017. Fructose-1,6-bisphosphate couples glycolytic flux to activation of Ras. Nature Communications, 8: 922.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *