Ikatan Apoteker Indonesia memberikan CPD Online ber-SKP Gratis melalui aplikasi SwipeRx

Advertisement

Jakarta – Dengan langkah berani dan inovatif, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) akan membuat koleksi poin pendidikan dan SKP lebih mudah diakses dan terjangkau dengan memanfaatkan teknologi mobile. Pada tanggal 1 Agustus 2017 kemarin IAI melakukan penandatanganan kerjasama dengan SwipeRx – Komunitas eksklusif farmasis online terbesar di Asia.

SwipeRx adalah aplikasi mobile gratis untuk praktik kefarmasian dengan menghubungkan ribuan apoteker di Indonesia dan memberikan akses informasi obat, lowongan pekerjaan, diskusi berita dan pembelajaran CPD. Dengan kerjasama ini, pengguna sekarang dapat mendapatkan SKP gratis setelah melalui dan menyelesaikan modul CPD di SwipeRx. Ini akan bermanfaat bagi para apoteker di daerah terpencil.

Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan kerjasama Program Pengembangan Pendidikan Berkelanjutan (Continuous Professional Development/CPD) untuk meningkatkan kompetensi para apoteker di seluruh Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh Bapak Drs. Nurul Falah Eddy Pariang, Apt selaku Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia dan Farouk Meralli selaku CEO dan Founder mClinica. Acara penandatanganan ini juga dihadiri oleh Ibu Dra. Ellen Wijaya, Apt., MS., MM selaku Bendahara Umum dan Ibu Dra. Sus Maryati, MM., Apt selaku anggota Bidang Fasilitasi Pendidikan Apoteker IAI. Melalui kerjasama ini sekitar 68.000 Apoteker tersebar di seluruh Indonesia dapat meningkatkan edukasi dengan mengakses CPD online di platform SwipeRx.

Dalam sambutannya, Bapak Drs. Nurul Falah Eddy Pariang, Apt, menjelaskan bahwa kerjasama ini dapat menjadi “alternatif CPD online yang bebas biaya” bagi anggota IAI bertujuan dapat menambah dan meningkatkan kompetensi anggota dengan cara yang mudah, bisa di akses dimana saja. Sementara itu Bapak Farouk Meralli juga berharap dengan adanya kerjasama ini Apoteker di Indonesia selain mendapatkan akses mudah juga mendapatkan pendidikan dengan lebih baik, memberikan pengetahuan yang lebih baik kepada pasien dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *