Ditemukan Obat Baru yang Membuat Virus HIV Kelaparan

Advertisement

Para ilmuwan terus berusaha mencari kelemahan virus HIV, salah satu kelemahan yang baru-baru ini ditemukan adalah virus HIV menyukai gula dan nutrisi lainnya untuk dapat bertahan hidup. Setelah virus HIV menyerang sel kekebalan tubuh, virus ini merampas gula dan nutrisi lainnya dari dalam sel sebagai bahan bakar, kemudian virus akan menggandakan diri dan menyerang sel lainnya.

“Virus HIV ini seperti monster yang menyerang sel dan berkata ‘beri aku makan!’ “, kata Harry Taylor, salah seorang peneliti dan penulis jurnal yang mencantumkan penelitian ini. Taylor dan kawan-kawannya telah menemukan adanya jalur atau katup pada sel kekebalan tubuh yang dapat membuka dan menutup. Ketika katup ini terbuka, gula dan nutrisi lainnya dikeluarkan dari dalam sel. Tim peneliti ini telah menemukan senyawa baru yang dapat menghambat pembukaan katup tersebut sehingga virus HIV menjadi kelaparan dan akhirnya mati.

Penemuan ini juga memberikan arti penting bagi pengembangan obat kanker, hal ini karena sel kanker juga tergantung kepada gula dan nutrisi lainnya dari sel. Upaya untuk membasmi virus HIV sangat sukar karena virusnya bermutasi, menyebabkan obat-obatan tertentu menjadi tidak efektif lagi.

Salah satu komponen di dalam sel yang bernama fosfolipase D1 berperan dalam pembukaan katup, yang akan ditutup oleh obat baru ini. Sebenarnya obat sejenis sudah pernah diteliti pada tahun 1990an, akan tetapi memiliki efek samping bagi sel sehat. Taylor dan kawan-kawan mengatakan bahwa obat baru ini memiliki efek samping yang dapat ditoleransi dengan baik. Penelitian ini diterbitkan pada jurnal PLOS Pathogens.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *