Diabetes Dapat Dilawan dengan Konsumsi Pare

Advertisement

Diabetes adalah penyakit yang mempengaruhi kadar gula darah dan dapat mengarah kepada berbagai komplikasi bila tidak ditangani dengan benar. Tubuh penderita diabetes tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak mampu menggunakan insulin secara efektif. Hal ini menyebabkan kadar glukosa di dalam darah menjadi tinggi. Insulin diperlukan sel untuk memasukkan glukosa ke dalam sel dan mengubahnya menjadi energi. Pola makan yang sehat dan olah raga berperan penting bagi penderita diabetes.

Pare (Momordica charantia) merupakan tanaman yang diambil buahnya sebagai sayuran. Secara tradisional, pare sudah sejak lama digunakan untuk mengobati kolik, demam, batuk, dan mengatasi bermagai masalah pada kulit. Beberapa penelitian telah menguji efek pare terhadap kadar glukosa darah. Diduga bahwa pare mengandung senyawa yang dapat menurunkan kadar glukosa dara, efeknya hampir sama dengan insulin. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Ethnopharmacology menyebutkan bahwa sebanyak 2000 mg pare yang dikonsumsi sehari-hari dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan pada penderita diabetes tipe 2. Efek tersebut kurang bila dibandingkan dengan mengkonsumsi 1000 mg metformin yang merupakan obat standar diabetes.

Penelitian lainnya yang diterbitkan di Journal of Clinical Epidemiology menyebutkan bahwa pare dapat menurunkan kadar hemoglobin A1c sebanyak 0,25 % pada kelompok orang yang mengkonsumsi pare, sementara itu tidak ada perubahan kadar hemoglobin A1c pada kelompok orang yang mengkonsumsi plasebo. Walaupun pare tergolong sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat, namun perlu diwaspadai efek samping berupa diare dan hipoglikemia (rendahnya kadar gula darah). Untuk itu disarankan untuk membatasi asupan pare agar tidak melebihi satu buah pare per hari.

Referensi:

Kwatra, D., Dandawate, P., Padhye, S., dan Anant, S., 2016. Bitter Melon as a Therapy for Diabetes, Inflammation, and Cancer: a Panacea? Current Pharmacology Reports, 2: 34–44.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *