Benarkah Orang yang Terlalu Gemuk Berisiko Lebih Besar Terkena Demensia?

Advertisement

Orang yang memiliki indeks massa tubuh yang tinggi cenderung untuk terkena demensia dibandingkan orang yang bobot tubuhnya normal. Hal ini dinyatakan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Alzheimer’s & Dementia. Sebanyak 1,3 juta orang dewasa yang bebas demensia di Amerika Serikat dan Eropa diambil datanya, kemudian dilakukan analisis dengan memperhatikan tinggi dan berat badannya.

Sebanyak 6.894 peserta penelitian mengalami demensia selama 38 tahun masa follow-up. Dua dekade sebelum demensia simtomatis, indeks massa tubuh yang lebih tinggi dapat digunakan untuk memprediksi kejadian demensia. Setiap 5 unit kenaikan indeks massa tubuh berkaitan dengan 16-33 % peningkatan risiko demensia. Kebalikannya, indeks massa tubuh rata-rata pasien pengidap demensia ternyata lebih rendah selama tahap pra klinik mendekati onset demensia dibandingkan dengan peserta penelitian yang sehat.

Pada tahun 2015, jumlah orang yang terkena demensia mencapai hampir 45 juta, yakni sebanyak dua kalinya dari data pada tahun 1990. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menjaga berat badan dapat mencegah atau paling tidak menunda demensia.

Referensi:

Mika Kivimäki, Ritva Luukkonen, G. David Batty, Jane E. Ferrie, Jaana Pentti, Solja T. Nyberg, Martin J. Shipley, Lars Alfredsson, Eleonor I. Fransson, Marcel Goldberg, Anders Knutsson, Markku Koskenvuo, Eeva Kuosma, Maria Nordin, Sakari B. Suominen, Töres Theorell, Eero Vuoksimaa, Peter Westerholm, Hugo Westerlund, Marie Zins, Miia Kivipelto, Jussi Vahtera, Jaakko Kaprio, Archana Singh-Manoux, Markus Jokela. Body mass index and risk of dementia: Analysis of individual-level data from 1.3 million individuals. Alzheimer’s & Dementia, 2017; DOI: 10.1016/j.jalz.2017.09.016

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *