Anemia Kekurangan Zat Besi Bisa Mengurangi Kemampuan Pendengaran

Advertisement

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal JAMA Otolaryngology-Head & Neck Surgery mengevaluasi hubungan antara hilangnya fungsi pendengaran dengan anemia akibat kekurangan zat besi. Penelitian ini dilakukan pada orang dewasa berusia antara 21-90 tahun. Pada tahun 2014, sebanyak 15% orang dewasa di Amerika Serikat menderita kehilangan fungsi pendengaran. Para ilmuwan berupaya untuk menemukan penyebabnya.

Penelitian ini menggunakan data yang diambil dari rekam medis elektronik di rumah sakit Penn State Milton S Hershey Medical Center. Anemia kekurangan zat besi didefinisikan sebagai kondisi di mana terdapat kadar hemoglobin dan ferritin yang rendah. Setelah mendapatkan data tersebut, para ilmuwan mengevaluasi hubungan antara anemia dengan fungsi pendengaran.

Hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Ditemukan bahwa terdapat hubungan antara anemia kekurangan zat besi dengan hilangnya fungsi pendengaran. Akan tetapi para ilmuwan masih berupaya untuk menemukan mekanisme yang melatarbelakangi hal ini. Diharapkan ketika mekanisme pastinya sudah diidentifikasi, gangguan pendengaran bisa ditangani dengan lebih baik lagi.

Referensi:

Kathleen M. Schieffer, Cynthia H. Chuang, James Connor, James A. Pawelczyk, Deepa L. Sekhar. Association of Iron Deficiency Anemia With Hearing Loss in US Adults. JAMA Otolaryngology–Head & Neck Surgery, 2016; DOI: 10.1001/jamaoto.2016.3631

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *